Home / Berita Umum / Tim Gabungan Polres Surakarta Tangkap Kelompok Intoleran

Tim Gabungan Polres Surakarta Tangkap Kelompok Intoleran

Tim Gabungan Polres Surakarta Tangkap Kelompok Intoleran – Tim gabungan Polres Kota Surakarta bersama-sama Direktorat Reserse pidana biasa (Ditreskrimum) Polda Jateng meringkus dua orang dari kelompok intoleran yang terlibat kekejian di desa Metodranan, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Keduanya diciduk di Klaten.

Dua orang tambahan yang disergap oleh tim kelompok berisial S nama lain J dan juga An nama lain H, keduanya penduduk Solo, dibekuk di kawasan Klaten, Kamis, Bandar Taruhan Bola sekitar pukul 02. 15 WIB, jelas Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Ade Safri Simanjutak di Mapolresta Surakarta, semacam diwartakan Antara, Kamis (20/8/2020).

menurut ia, dua pelaku intoleran S dan An itu sempat memapas diri dan bersembunyi di sejumlah wilayah. Mereka sempat lenyap ke Karanganyar selanjutnya ke Yogyakarta dan akhirnya disergap di Klaten.

lebih-lebih, dalam pelariannya, pemain pernah memotong rambutnya agar tak mampu diidentifikasi oleh polisi.

Kedua pelaku itu, lanjut Ade, ditahan Mapolreta Surakarta.

sekarang, sepenuhnya terpikir pemeran intoleran yang disergap polisi berjumlah 12 orang. Delapan orang di antaranya telah ditetapkan menjadi terduga, termasuk S dan juga An.

Ade menyatakan, dari delapan tersangka ini, lima orang di antaranya, berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Ade menerangkan kedua pelaku kelompok intoleran yang anyar diambil tersebut dijerat dengan Pasal 160, dan atau Pasal 335 KUHP. Kedua pelaku melaksanakan tindak pidana perannya turut bersama-sama dengan pemain lainnya yang sudah ditahan.

Kedua pemeran yang baru diambil itu membenarkan hadir ke kawasan insiden perdebatan (TKP) dan melaksanakan polah kontra hukum bagus dengan tekanan ataupun tuntutan kekejian.

Keduanya ikut menghasut, meminta pada pemain lainnya melakukan kebengisan bersama-sama pada orang dan juga perusakan peralatan.

menurut Ade, dari kedua pemain yang baru diciduk itu, interogator memperoleh nama-nama baru yang diidentifikasi dan masih dikejar keberadaannya.

Kami mengutarakan Bandar Bola Online pilihannya terdapat dua, aktor mengasihkan diri ataupun kami ambil di mana kawasan persembunyiannya untuk mempertanggungjawabkan kegiatan, kata Ade.

Polisi tercantol persoalan penghujatan oleh kelompok intoleran di Solo, sebelumnya telah mengusut enam terdakwa yakni inisial BD, MM, MS, ML, serta RN, dan juga S. Enam tersangka disangka terlibat menjalankan pengeroyokan, penghujatan, dan juga perusakan itu. Lima orang di antaranya, berkasnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

About admin