Home / Berita Umum / Mendagri Tjahjo Kumolo Menyarankan Anggota Partai Segera Mengganti Anggota Yang Terkait Korupsi Di Malang

Mendagri Tjahjo Kumolo Menyarankan Anggota Partai Segera Mengganti Anggota Yang Terkait Korupsi Di Malang

Mendagri Tjahjo Kumolo Menyarankan Anggota Partai Segera Mengganti Anggota Yang Terkait Korupsi Di Malang – Mendagri Tjahjo Kumolo menyerahkan proses Perubahan Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang pada parpol. Menurut dia, ada beberapa aksi yang dikerjakan partai politik berkaitan ditetapkannya 41 anggota DPRD Malang menjadi terduga.

“Kewenangan parpol. Jika ada parpol ingin me-recall ya dia ditetapkan oleh DPRD atau Pemda, baru dia ajukan Mendagri untuk keluarkan izin,” kata Tjahjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/9/2018).

Dia menyampaikan ada ketidaksamaan sikap setiap partai politik. Ada yang langsung ganti, atau ada yang menanti putusan hukum masih pada anggota DPRD Kota Malang sebagai terduga.

“PAW itu masih tetap lihat jika dia belumlah berkekuatan hukum masih, meskipun partainya memecat ada. Yang dia mundur, ada juga. Tetapi, kan itu hasilnya masih tetap lama. Yang penting pemerintahan tidak bisa terganggu. Kami setuju dengan KPK, jangan pernah ini muncul di daerah lainnya, menjadi Malang ini jadikan menjadi contoh,” katanya.

Tjahjo menyampaikan sekarang ini telah ada wakil wali kota yang menggerakkan pekerjaan keseharian. Akan tetapi sebagai persoalan ialah tidak kuorum.

“Masalahnya, DPRD kan tidak kuorum. Dahulu tidak dapat kuorum tidak ada pimpinan kami telah fasilitasi. Dahulu tidak ada permasalahan. Nah, saat ini yang tersisa cuma ada empat. Karena itu kami keluarkan diskresi dengan UU barusan telah,” sambungnya.

Awal mulanya, KPK sudah mengambil keputusan keseluruhan 41 orang anggota DPRD Malang menjadi terduga masalah pendapat suap dari Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton, yang jadi terduga. Suap itu disangka berkaitan dengan pengesahan Perancangan Perda mengenai pergantian APBD Malang 2015.

About admin