Home / Berita Umum / Melihat Pelepasliaran 4 Owa Jawa di Gunung Tilu Bandung

Melihat Pelepasliaran 4 Owa Jawa di Gunung Tilu Bandung

Melihat Pelepasliaran 4 Owa Jawa di Gunung Tilu Bandung – Empat ekor Owa Jawa dilepasliarkan di Rimba Lindung Gunung Tilu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pelepasliaran primata ini dikerjakan Aspinall Foundation serta BBKSDA Jawa barat, yang sekaligus juga memperingati Internasional Gibon Day 2018.

Empat Owa Jawa itu bernama Kulon (24 tahun), Dwi (8 tahun), Payung (8 tahun), serta Putri (3 tahun). Sebelum dilepaskan di Blok Dewata, Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Kamis (25/10/2018), keempatnya semasing menempati kandang kayu memiliki ukuran 1×2 mtr.. Kandang itu diangkut mobil, lantas petugas melepasliarkannya di empat titik yang telah disiapkan.

Dwi, dilepaskan sangat pertama. Petugas menggotong kandang kayu yang berisi Dwi sejauh dua km. ke rimba. Pada saat temukan tempat sangat pas, kandang kayu itu di buka. Dwi keluar dan bergegas naik ke pohon serta masuk ruang rimba. Sesudah Dwi, menyusul melepas Payung, Kulon serta Putri.

Titik mereka dilepaskan itu semasing jarak tempatnya seputar dua km.. “Kami melepasliarkan empat ekor Owa Jawa ini dikerjakan dalam rencana memperingati Internasional Gibon Day 2018,” kata Kepala Perawat Satwa Aspinall Foundation Sigit Ibrahim selesai pekerjaan itu.

Menurut dia, empat Owa Jawa ini hasil repatriasi atau pemulangan dari Kebun Binatang Inggris yang awal mulanya direhabilitasi di Pusat Rehabilitasi Primata Jawa (PRPJ) Ciwidey.

“Kami melepasliarkan empat ekor Owa Jawa itu di lokasi Gunung Tilu. Lokasi ini cukuplah laik untuk lakukan pelepasliaran. Diluar itu, kami ikut ingin memperkuat habitat liar di lokasi ini,” katanya.

Sigit menjelaskan Aspinall Foundation serta BBKSDA Jawa barat telah melepasliarkan sekitar 52 ekor individu primata, salah satunya Owa Jawa, Lutung serta Surili. “Keseluruhan 56 ekor, ditambah empat individu Owa Jawa yang ini hari dilepasliarkan,” tuturnya.

Menurut Sigit, empat Owa Jawa itu hasil penyerahan suka-rela penduduk serta hasil sitaan BBKSDA Jawa barat dari masyarakat, lantas diberikan di PRPJ Ciwidey untuk direhabilitasi. Ia mengharap dengan pelepasliaran ini Owa Jawa bisa berkembang biak di lokasi rimba Gunung Tilu.

“Ke depan kita akan berkala selalu lakukan pelepasliaran. Sekarang ini populasi di kandang yang masih tetap melakukan waktu habituasi ada 34 ekor, salah satunya 14 lutung, dua Surilu serta bekasnya Owa Jawa,” papar Sigit.

About admin