Home / Berita Bola / Kalah dari Atalanta, Spalletti: Inter Gagal Jaga Konsentrasi untuk Waktu yang Lama

Kalah dari Atalanta, Spalletti: Inter Gagal Jaga Konsentrasi untuk Waktu yang Lama

Kalah dari Atalanta, Spalletti: Inter Gagal Jaga Konsentrasi untuk Waktu yang Lama – Inter Milan menanggung derita kekalahan telak dari Atalanta 1-4. Pelatih Inter Luciano Spalletti menjelaskan kekalahan itu karena timnya tidak berhasil mengawasi konsentrasi.

Berkunjung ke Stadion Azzurri d’Italia, Minggu (11/11/2018), Inter dikagetkan dengan gol cepat Atalanta yang dibuat Hans Hateboer pada menit ke delapan. Posisi itu bertahan sampai turun minum.

Cuma dua menit sesudah restart, score jadi seimbang 1-1 sesudah Nerazzurri dihadiahi penalti yang sukses dilakukan Mauro Icardi. Namun, sesudah pertandingan melalui sejam Atalanta membombardir Inter dengan menyarangkan dua gol dari Gianluca Mancini serta Berat Djimsiti.

Kartu merah (kartu kuning ke-2) Marcelo Brozovic sukses dioptimalkan Atalanta, yang unggul jumlahnya pemain di injury time. Alejandro Gomez membobol gawang yang dijaga Samir Handanovic untuk meningkatkan derita team tamu.

Dengan hasil ini Inter tidak berhasil mencetak kemenangan ke-8 berturut-turut. Akan tetapi, Inter masih di rangking ke-3 klassemen dengan pencapaian 25 point hasil 12 pertandingan, ketinggalan tiga point dari Napoli serta enam point dari Juventus di Capolista, yang baru akan berlaga menantang AC Milan, Senin (12/11) dini hari WIB.

“Sayang sekali, kami kelihatannya tidak berhasil mengawasi konsentrasi untuk waktu yang lama,” kata Spalletti pada DAZN. “Itu berarti, kami memberikan lawan sela penambahan serta kekurangan serta konsentrasi kami yang makin lama makin hilang.”

“Kami menganggap sepele serta saat kami bertemu dengan team yang miliki deteriminasi dan bermain dengan rapi, jadi semua bertambah susah.”

“Arah laga berjalan sesuai dengan kami harap sesudah gol penyama. Akan tetapi, kami kebanyakan kalah duel individu serta semua positioning kami salah. Atalanta mengawasi pendekatannya dengan berkelanjutan dari start, tetapi kami coba menyerang dari tengah dimana waktu itu ke-2 team dapat saja menang,” sambung ia.

“Tetapi lalu kami tidak berhasil mengawasi konsentrasi serta Atalanta dapat ambil keuntungan dari bola-bola mati,” simpul Spalletti.

About admin