Home / Berita Umum / Indonesia Akan Pelajari Pelaksanaan Pendidikan Vokasi Di Jerman

Indonesia Akan Pelajari Pelaksanaan Pendidikan Vokasi Di Jerman

Indonesia Akan Pelajari Pelaksanaan Pendidikan Vokasi Di Jerman – Indonesia akan pelajari pelaksanaan pendidikan vokasi di Jerman serta meningkatkan Pusat Info Budaya Indonesia di Frankfurt. Hal seperti ini dikerjakan lewat kunjungan Mendikbud RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy ke Frankfurt pada tanggal 1-3 September 2018.

Pusat Info Budaya Indonesia direncanakan di kembangkan di kota Gelnhausen, 40 km dari Frankfurt. Di tempat itu, Mendikbud RI didampingi Dubes RI Berlin serta Konjen Frankfurt bertandang serta lihat koleksi Museum dari Dr. Werner Weiglein yang berisi karya seni dari banyak wilayah di Indonesia seperti Bali, Jawa, serta sebagian besar dari Papua.

Peningkatan Pusat Info Budaya Indonesia ini diinginkan nanti bisa jadi jendela untuk kenal budaya Indonesia buat masyarakat Jerman serta Eropa. Tidak hanya Museum, tempat ini dapat mempunyai Hotel Palais dab Kaffehaus Indonesia yang bernuansakan budaya Jawa. “Mudah-mudahan bisa berkembang jadi Pusat Info Budaya Indonesia di Jerman,” berharap Mendikbud menurut launching wartawan KJRI Frankfurt yang di terima, Selasa (4/9/2018).

Mendikbud juga melihat satu film pendek yang bercerita ekspedisi team Dr. Weiglein mengalahkan puncak Cartenz, Papua. Di kesempatan itu, Mendikbud RI juga di terima oleh Walikota Gelnhausen, Daniel Christian Glöckner, di Balai Kota (Rathaus).

Pada kunjungan itu, Mendikbud bersama dengan Konjen RI Frankfurt juga berkunjung ke Sekolah Vokasi Berufliche Schule Groß-Gerau (BSGG) di kota Groß-Gerau, 30 km dari Frankfurt. Sekolah ini adalah punya Pemerintah Jerman yang mempunyai program internasional. BSGG sudah memberi kursus pada beberapa negara seperti China, Vietnam serta beberapa negara Asia yang lain. BSGG juga memberikan kursus pada pengungsi asing yang di terima pemerintah Jerman.

Kunjungan Mendikbud ke BSGG ialah untuk menjajaki kerja sama peningkatan Sekolah Vokasi dengan program yang lebih sesuai pada kurikulum serta standard Indonesia dengan Jerman. Kepala Sekolah, Mr. Martin Gonnerman, serta Direktur Akademis, Mr. Wolfgang Siegel, menyongsong positif gagasan Indonesia untuk lakukan kerja sama, salah satunya pengiriman tenaga pengajar serta pelajar Indonesia ke Sekolah Vokasi di Jerman serta pengiriman tenaga pengajar Jerman untuk mengajar di sekolah-sekolah kejuruan di Indonesia. Kepala Sekolah serta Direktur Akademis menuturkan jika BSGG mempunyai 4 program utama yakni daya terbarukan (renewable energy), eletrical engineering, IT sistem, serta manajemen pendidikan.

Mendikbud lihat perihal yang positif saat kunjungan di Frankfurt. “Telah tampak bentuk gagasan kerja sama yang lebih konkrit pada Indonesia serta Jerman, baik di bagian kerja sama budaya ataupun pendidikan. Saya mengharap mudah-mudahan selekasnya bisa terealisasi kurun waktu dekat,” kata Mendikbud.

Konsul Jenderal RI Frankfurt lihat kekuatan besar pada lokasi kerja KJRI Frankfurt di Jerman sisi Selatan. “Frankfurt bisa jadi pusat info budaya Indonesia sekaligus juga pusat kerja sama tehnologi pada Indonesia dengan Jerman.” Dengan geografis, Frankfurt terdapat di tengahnya Jerman serta gampang dibuka dari semua Eropa. Kota-kota di sekitar Frankfurt juga adalah pusat industri tehnologi tinggi hingga bisa menolong Indonesia mengimplementasi Industri 4.0.

About admin