Home / Berita Umum / Cabuli Pria WN Jepang di Bali, Ketut Ditangkap Polisi

Cabuli Pria WN Jepang di Bali, Ketut Ditangkap Polisi

Cabuli Pria WN Jepang di Bali, Ketut Ditangkap Polisi – Seseorang pria berkewarganegaraan Jepang (53) berubah menjadi korban pencabulan tukang pijat di Bali. Modus yg dilaksanakan ialah pemeran menyatakan sempat kerja di spa serta dapat memijat.

Moment itu berlangsung pada Sabtu (13/10) lebih kurang waktu 02. 00 Wita. Masa itu korban tengah berjalan dalam sesuatu kelab di daerah Badung, Bali seseorang diri serta ditawari minuman oleh terduga I Ketut Budita (42) .

” Lantaran korban menyatakan tak punyai uang, terduga mengemukakan kalau terduga yg bakal membayarnya hingga korban bersedia minum satu botol bir kecil. Lantaran kondisi sangatlah ramai, terduga membawa korban keluar kelab buat mengobrol. Disana, terduga mengemukakan sempat kerja di spa serta dapat massage sesudah itu korban bersedia diantar oleh terduga ke hotelnya bermalam sekaligus berusaha untuk massage, ” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan terhadap wartawan, Rabu (17/10/2018) .

Wayan memaparkan setibanya di hotel, korban berpindah busana singlet serta celana pendek biar ringan dipijat. Tetapi kala terduga mulai memijat korban dari kaki hingga punggung, korban mulai rasakan keanehan.

” Kala memijat korban terasa aneh lantaran terduga mulai mencium punggungnya serta memijat hingga di selangkangan, ” pungkasnya.

Sehabis usai dipijat, korban pernah mengusahakan buat bangun dari kasur tetapi didorong terduga Ketut sampai jatuh terlentang di kasur. Lantas terduga langsung membawa busana korban serta mulai meraba sisi dada.

” Terduga langsung memegang tangan korban dengan erat dan menindihnya hingga korban tak dapat bekerja. Korban senantiasa menantang serta berteriak selanjutnya terduga segera pergi dari kamar korban, ” katanya.

Sehabis mengerjakan pengumpulan bukti-bukti, polisi lantas tangkap Ketut pada Minggu (14/10) . Atas tingkah lakunya ia disangkakan clausal 289 KUHP dengan ancaman maksimum sembilan tahun bui.

About admin