Home / Berita Umum / Bakamla Tangkap Kapal Berbendera Malaysia dan Bawa Narkoba di Teluk Aru

Bakamla Tangkap Kapal Berbendera Malaysia dan Bawa Narkoba di Teluk Aru

Bakamla Tangkap Kapal Berbendera Malaysia dan Bawa Narkoba di Teluk Aru – Team Bakamla tangkap serta mengamankan suatu Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Malaysia bersama-sama semuanya ABK Kapal berkewarganegaraan Myanmar di lebih kurang perairan Teluk Aru, Belawan, Sumatera Utara. Dalam kapal itu ada narkoba.

Penangkapan itu dilaksanakan pada Sabtu (06/10/2018) . Penangkapan kapal ikan asing itu dilaksanakan oleh KN Bintang Laut – 4801 yg tengah mengerjakan patroli di sekitar lokasi itu.

” Walaupun gak sejumlah banyak, nyata-nyatanya kapal asing itu pun ditemui membawa satu bungkus narkoba model sabu-sabu serta alat hisap yg dikira punya awak kapal buat dikonsumsi sendiri, ” kata Kepala Humas Bakamla Mayor Mardiono dalam keterangannya, Minggu (7/10/2018) .

Sabtu pagi hari lebih kurang waktu 03. 44 WIB radar KN Bintang Laut yg dikomandani Capt Margono menemukan suatu kapal kelihatan tengah mengerjakan kesibukan menyangsikan pada urutan 04 38 250 U – 98 44 000 T. Sesudah itu armada kapal patroli Bakamla RI itu bekerja mendekati kapal yg dianggap itu.

” Tetapi kala ingin dikontrol kapal KIA itu melarikan diri hingga berlangsung perbuatan kejar kejar di kegelapan malam dari urutan 04 43 000 U – 98 48 500 T, serta berjalan sampai sejenak kelanjutannnya kapal itu bisa dihentikan pada urutan 04 46 130 U – 98 54 085 T. sesudah itu dilaksanakan pengecekan oleh petugas Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) KN Bintang Laut – 4801, ” kata Mardiono.

Menurut Komandan KN Bintang Laut – 4801, Margono, ketika pengecekan serta pencarian, salah seseorang ABK KIA pernah mengerjakan perlawanan hingga terpaksa sekali dikasihkan perbuatan tegas dengan diborgol serta ditahan di KN Bintang Laut-4801.

” Hasil dari pengecekan awal diraih kabar KIA berbendera Malaysia dengan nama kapal PKFB 600 diawaki lima Anak Buah Kapal (ABK) yg seluruhnya penduduk negara asing berkebangsaan Myanmar. Ketika dikontrol banyak awak kapal asing itu tidak bisa memberikan dokumen yg resmi. Bahkan juga ketika pengecekan nyata-nyatanya tidak cuman diketemukan ikan paduan kira-kira 500 Kg dalam palka, kapal asing itu pun ditemui membawa satu bungkus narkoba model sabu-sabu serta alat hisap yg dikira punya awak kapal buat dikonsumsi sendiri. Sesudah itu kapal bersama-sama ABK di kawal ketujuan Pelabuhan Belawan, buat menekuni proses hukum seterusnya, ” ujar Mardiono.

Di tempat terpisah, Kasubdit Penyelenggaraan Operasi Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat mengemukakan, Bakamla RI bakal bekerja sama dengan pihak berkenaan buat meningkatkan pengumpulan bukti-bukti hasil dari tangkapan kapal ikan asing ini.

” Berbarengan pihak berkenaan kami bakal berusaha pengumpulan bukti-bukti lebih mendalam buat menggali semua kabar dari ABK kapal itu yg kami curigai membawa benda terlarang termasuk juga Narkoba ” , lanjut Kolonel Laut (P) Imam Hidayat.

About admin